Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2010

kenangan itu..

ASPI-PGI Gatot Subroto 48-50 Rabu, 28 April 2010 (kutulis tepat di dalam rumah usang itu) tempat ini, rumah ini, menyimpan sejuta kenangan yang tak tergantikan kini sosoknya telah renta, rapuh tak terawat.. tapi, tetap tidak menghapuskan kenangan indah ketika ku berada disini.. semua kali pertama memoriku di bandung bermula disini.. Air mata pun menggenang di mataku.. aku merindukan tempat ini.. aku merindukan masa-masa yang kuhabiskan di tempat ini.. hampir setiap sudut, sisi rumah ini menguak kenangan tersendiri buatku.. disini, rumah ini, kamar itu, saksi bisu kali pertamanya aku kesepian, patah hati, kecewa, sakit hati.. hmmmpphh.. tapi tempat ini menyimpan sejuta gelak tawaku.. menjadi saksi ketika ku di mabuk asmara.. dibuai indahnya persahabatan, persaudaraan.. ohh.. semua ternyata terjadi di tempat ini tempat usang ini..
ini note yang kutulis di nokia 7000 dapet 2 kesayanganku, akhirnya kupindahkan ke blog lah.. biar lebih save..(iya gt??) hehehe 16 April 2010 "tiga malam dengan SUKSESnya pikiran tentangmu mengusik tidurku.. suatu hari kelak dirimu harus mempertanggungjawabkan ini.. (haha..lo pikir dia ngapain..haha..) semakin lama semakin sulit, menit2 melewati pukul 1 dini hari.. ouw..ouw.. perasaan yang aneh, harap harap cemas.. waooouww.. bener2 sedemikian hebatnya suatu AKSI itu..:) padahal 4 jam lagi harus SEGERA membuka mata..hmm.. tak tau apa yang sebenarnya kurasa.. Aneh.. bergejolak.. sangat.. cuplikan-cuplikan sepenggal kisah itu tak berhenti berputar di otakku.. tak berani mempersepsikan dengan pasti inikah rasa itu.. takut.. tak siap.. ataukah ini hanya MIMPI?? segeralah bangunkan aku Tuhan.. tak sanggup bertahan lebih lama.. bentukan sikap yang sungguh tak kumengerti.. ataukah aku terlalu 'ingusan' untuk mengerti semua ini sekali lagi benar2 menghitung waktu yang berlalu deng...

masi biru..

ternyata pelangi itu dimulai dengan warna biru.. dan hanya warna biru yang kulihat.. hanya biru.. *berharap ada warna lain T.T

ENOUGH!!!!!!!!!

cukup sudah.. aku tak kuat Tuhan sangat perih.. sesak.. seperti tak menapak di bumi ntah dimana akal sehatku?? ego ku tak bisa berfungsi dengan benar id dan superegoku tak terkendali air mata hanya mampu mengalir dalam hati dan setiap linangannya menorehkan luka yang sangat dalam ya..sangat dalam ingin menghilang lari dari kenyataan yaaa.. kudapati diriku PENGECUT tak pantas dikagumi, pasti menyesal mengenalku aku begitu mengecewakan.. ingin menghilang tak tau ingin mengungkapkan dan menumpahkan ini semua ke siapa tak ingin membebankan orang lain siapapun itu Tuhan.. kenapa?? ini semua salahku adakah kesempatan untuk lebih baik?? mati rasa, itu yang kurasakan benci dengan diriku sendiri.. bagaimana jika aku tak pernah ada?? mungkin semuanya tak kan jadi begini.. menyesalkan mereka.. memilikiku??? tak ada pembelaan.. bahkan berkata pun tak sanggup kata tak lagi mampu mengisyaratkan rasa..

semakin mengenalmu semakin terkagum pada Sang pencipta

malam ini ternyata tak ku taklukkan sendirian seorang teman bersedia menemaniku (atau aku yang menemaninya ya??) dia baik (ouw..ouw.. standaaaarrr aje mbak!!), terhitung baru kukenal tak tahu kenapa memilihnya menemaniku (tenang-saja-tidak-ada-modus-terselubung-kok) well.. dia setuju, bahkan menawarkan waktunya kapan saja..:P 4 jam bersamanya tak canggung seperti biasanya lebih menikmati setiap obrolan menikmati setiap tawa tulus lho berbagi hidup pastinya berbagi makan juga haha.. dibalik kegetiran yang masi saja kurasa, ada terselip senyuman bahagia(tersipu) ya... selalu ada cerita lucu dibalik situasi setegang apapun katanya:"seseorang yang berbahagia adalah orang yang mampu mentertawakan dirinya sendiri, dan aku melihat itu padamu" haha.. (brarti lo merhatiin gw dunk) hahaha anyway,, thanks a lot you've make my night not as blue as this morning actually gw kayak ngaca tau kalo liat lo, bukan scara fisik, tapi cara lo ngomong, mengungkapkan pendapat, bercerita, hahaha....

Menaklukkan hari ..

23 April 2010 memulai hari dengan gundah yang menggelisahkan pagiku.. otak berjalan semaunya.. rasa yang begitu tak nyaman.. mencoba menikmatiNya, tapi tak bisa mengenyahkan kegetiran yang begitu dalam.. ingin mengasingkan diri, ya.. sepertinya itu yang terbaik.. kembali tersadar ternyata ku telah berada dalam sebuah angkutan umum.. heii.. kenapa kau yg tersirat di benakku, tanpa pikir panjang kulayangkan sebentuk-tindakan-no-jaim-at-all gw pun mengajaknya bertualang menemaniku tapi Sang Perencana Hidup menghendaki hal yang lain kudibiarkanNya bergumul sendiri saja satu hal yang cuma ada di benakku, ku ingin menyendiri di ketinggian.. sampailah aku di salah satu daerah utara di bandung sepanjang jalan mencoba merasionalisasi setiap tatapan heran orang2 sekekelilingku mengenai kesendirianku menaklukan kota pedesaan itu.. tapi aku menikmati semua itu menikmati menapaki sepetak jalan berkilo-kilo meter., sampailah ku di sebuah rumah doa ya, ini tempat terbaik untuk berdiam semua kegundaha...