Menaklukkan hari ..
23 April 2010
memulai hari dengan gundah yang menggelisahkan pagiku..
otak berjalan semaunya..
rasa yang begitu tak nyaman..
mencoba menikmatiNya, tapi tak bisa mengenyahkan kegetiran yang begitu dalam..
ingin mengasingkan diri,
ya.. sepertinya itu yang terbaik..
kembali tersadar ternyata ku telah berada dalam sebuah angkutan umum..
heii..
kenapa kau yg tersirat di benakku,
tanpa pikir panjang kulayangkan sebentuk-tindakan-no-jaim-at-all
gw pun mengajaknya bertualang menemaniku
tapi Sang Perencana Hidup menghendaki hal yang lain
kudibiarkanNya bergumul sendiri saja
satu hal yang cuma ada di benakku,
ku ingin menyendiri di ketinggian..
sampailah aku di salah satu daerah utara di bandung
sepanjang jalan mencoba merasionalisasi setiap tatapan heran orang2 sekekelilingku mengenai kesendirianku menaklukan kota pedesaan itu..
tapi aku menikmati semua itu
menikmati menapaki sepetak jalan berkilo-kilo meter.,
sampailah ku di sebuah rumah doa
ya, ini tempat terbaik untuk berdiam
semua kegundahan itu pecah menjadi isakan bahkan luapan tangis tak henti
tak dapat berkata
sepatah katapun
hancur
itu kata yg tepat
hancur dihadapanNya
telanjang dihadapanNya
betapa berdosa dan mengecewakannya ku dihadapan Sang Maha Kudus
tidak layak,
itu selalu mengintimidasiku
lagu yang menguatkanku saat ini adalah
*ku hidup bagiMu
*Sujud di altarMu
*jadi sepertiMu
*Yang paling mengerti
lagu ini terus menemani keheninganku di ketinggian
derasnya aliran air dan desiran dahan pohon menambah dramatis kepedihanku
Allah berbicara secara jelas
Dia paling mengerti,
ya..hanya DIa
jangan biarkan iblis mengintimidasi keberhargaan diriMu
bahkan disaat terpuruk sekalipun..
buku "kesembuhan emosi" sangat menguatkanku
memulai hari dengan gundah yang menggelisahkan pagiku..
otak berjalan semaunya..
rasa yang begitu tak nyaman..
mencoba menikmatiNya, tapi tak bisa mengenyahkan kegetiran yang begitu dalam..
ingin mengasingkan diri,
ya.. sepertinya itu yang terbaik..
kembali tersadar ternyata ku telah berada dalam sebuah angkutan umum..
heii..
kenapa kau yg tersirat di benakku,
tanpa pikir panjang kulayangkan sebentuk-tindakan-no-jaim-at-all
gw pun mengajaknya bertualang menemaniku
tapi Sang Perencana Hidup menghendaki hal yang lain
kudibiarkanNya bergumul sendiri saja
satu hal yang cuma ada di benakku,
ku ingin menyendiri di ketinggian..
sampailah aku di salah satu daerah utara di bandung
sepanjang jalan mencoba merasionalisasi setiap tatapan heran orang2 sekekelilingku mengenai kesendirianku menaklukan kota pedesaan itu..
tapi aku menikmati semua itu
menikmati menapaki sepetak jalan berkilo-kilo meter.,
sampailah ku di sebuah rumah doa
ya, ini tempat terbaik untuk berdiam
semua kegundahan itu pecah menjadi isakan bahkan luapan tangis tak henti
tak dapat berkata
sepatah katapun
hancur
itu kata yg tepat
hancur dihadapanNya
telanjang dihadapanNya
betapa berdosa dan mengecewakannya ku dihadapan Sang Maha Kudus
tidak layak,
itu selalu mengintimidasiku
lagu yang menguatkanku saat ini adalah
*ku hidup bagiMu
*Sujud di altarMu
*jadi sepertiMu
*Yang paling mengerti
lagu ini terus menemani keheninganku di ketinggian
derasnya aliran air dan desiran dahan pohon menambah dramatis kepedihanku
Allah berbicara secara jelas
Dia paling mengerti,
ya..hanya DIa
jangan biarkan iblis mengintimidasi keberhargaan diriMu
bahkan disaat terpuruk sekalipun..
buku "kesembuhan emosi" sangat menguatkanku
Komentar
Posting Komentar